Tampilkan postingan dengan label sosial budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sosial budaya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Mei 2014

Skema PONZI : Akar Utama Penipuan Bisnis/ Investasi

Penipuan money game modus ponzi (terkadang dicampur dengan istilah: skema piramida – pyramid scheme) boleh dikata merupakan model penipuan yang langgeng sepanjang masa, dan semakin marak sampai saat ini. Penipuan ini muncul dalam berbagai modus, baik tradisional maupun canggih dan setiap hari meneraik korban dari rakyat jelata sampai para selebriti, politisi dan kalangan terdidik sekalipun. Kunci sukses penipuan ponzi ini terletak pada diri para korbannya sendiri yaitu keserakahan untuk memperoleh materi dengan mudah dan cepat.

Nama “ponzi” diambil dari penggagas tipuan ini yaitu Carlo Pietro Giovanni Guglielmo Tebaldo Ponzi asal Italia yang hidup tahun 1882 –1949. Ia kemudian pindah ke Amerika dan dikenal sebagai Charles Ponzi. Dimasa itu, Ponzi menjanjikan keuntungan bagi para investornya sebesar 50% dalam 45 hari dan 100% dalam 90 hari. Masyarakat pun berbondong-bondong menyetor uangnya. Ponzi membayar nasabahnya dari uang para investor yang bergabung belakangan. Demikian seterusnya berlangsung selama setahun sampai skema penipuan ini tumbang. Skema ponzi pertama ini berhasil merugikan investornya sebesar Rp200 milyar. Suatu angka yang sangat besar di tahun 1920 itu.

Keruntuhan skema penipuan ponzi adalah hal yang pasti karena uang yang terkumpul hanya berputar di tempat, tidak diinvestasikan untuk menghasilkan laba. Ketika para member semakin susah merekrut investor baru, sementara tagihan makin membengkak, para pelaku ponzi biasanya sudah kabur dengan membawa

Sergey Panteleyevich Mavrodi


1955                       :  dilahirkan di Moscow
1988                       :  Mendirikan MMM bersama saudara2nya, Vyacheslav Mavrodi dan Olga
        Melnikova. Perusahaan yang mengimpor komputer dari Korea.
1990                       :  Berubah dari perusahaan importir menjadi perusahan yagn bergerak di bidang
        keuangan dan menawarkan profit yang tinggi.
1994                       :  MMM melejit dengan depositor jutaan penduduk Rusia dan jutaan ruble, namun
          terjadi ketegangan dengan pihak berwenang.
1994                       :  Mavrodi terpilih menjadi wakil di Duma (DPR-MPRnya Rusia) dan memperoleh
          kekebalan hukum.
1995                       :  Kekebalan hukum dicabut.
1997                       :  MMM dinyatakan bangkrut, uang diambil pihak berwenang, dan Mavrodi menjadi
          buronan.
1998                       :  Meluncurkan rencana lain, kali ini menggunakan internet, yang disebut Stock
         Generation
2000                       :  SG di shutdown SEC.
2003                       :  Tertangkap di Rusia atas tuduhan paspor palsu dan penggelapan pajak.
April 2007              :  Dinyatakan bersalah dan dihukum 4½ tahun penjara
May 2007               :  Dibebaskan, karena sudah menjalani seluruh hukuman.
Januari 2011           :  Meluncurkan skema baru, MMM 2011.
Mei 2012               :  MMM 2011 dishutdown oleh pihak berwenang.
Juni 2012               :  Meluncurkan skema baru, MMM 2012.
2013                      :  Piramida MMM 2012 menyebar dengan memanfaatkan celah hukum.

Mavrodi lahir pada 11 Agustus 1955, di Moskow. Ayahnya, Panteley Andreyevich Mavrodi, setengah Ukraina, setengah Yunani dan bekerja sebagai tukang. Ibunya, Valentina Fyodorovna, berasal dari wilayah Vladimir, dia adalah seorang ekonom.
Sergey Mavrodi lahir dengan penyakit jantung bilateral, dan para dokter memperkirakan bahwa dia hanya akan hidup maksimal hingga usia 18 tahun. Meskipun demikian, Mavrodi adalah anak yang sangat aktif di

Minggu, 10 Juni 2012

Soundwaves: Piyu, Hitler dan Fasisme

Ada waktu ketika musisi tak beda dengan bigot lainnya di muka bumi. Musisi juga manusia, pembenaran paling gampangnya. Pula bukan salah mereka kemudian musisi dianggap punya ruang lebih untuk komentar dan celetukannya lebih didengar dibanding orang biasa. Terima kasih pada budaya populer yang membuat ini memungkinkan.

Eric Clapton dahulu kala sekali mempelopori celetukan bodoh yang membuat orang tak hanya menaikkan alis mereka. Ia berujar, di atas panggung pula, bahwa Inggris telah menjadi sangat sesak, overcrowded oleh imigran kulit hitam. Ia berteriak "Throw the wogs out! Keep Britain white!" dan kemudian menyerukan orang-orang untuk memilih Enoch Powell, seorang politikus rasis sayap kanan yang, dalam pemahaman Clapton, berguna untuk mencegah Inggris berubah menjadi koloni kulit hitam.

Persis pula saat David Bowie yang pernah melewati waktu menjadi asshole dengan kebodohan dukungannya bagi tiran fasis. I'm a big fan of Mr. Ziggy Stardust's music, namun saya tak bisa mengingkari kenyataan bahwa -meski di kemudian hari ia nyatakan sebagai kesalahan- ia pernah sepakat dengan totalitarianisme dan berujar bahwa "Britain could benefit from fascist leaders.”

Menjadi tak sekedar tertarik pada isi eksotis fasisme, Bowie memuja Hitler yang ia sebut sebagai ‘the first

Minggu, 18 Desember 2011

New7Wonders dan Masalah Kredibilitas

Akhir-akhir ini media massa dipenuhi dengan berita-berita New7Wonders. Kebanyakan berita-berita tersebut mengutip ucapan tokoh-tokoh baik yang mendukung maupun tidak mendukung New7Wonders. Yang disayangkan adalah bahwa pembahasan tidak menyentuh masalah-masalah mendasar New7Wonders, melainkan hanya masalah-masalah yang sifatnya sekunder seperti kantor, kredibilitas, hubungan dengan PBB dan sebagainya.
Jika kita tidak mengetahui fakta yang sebenarnya, wajar jika kita menilai melalui atribut sekunder seperti kredibilitas sang pembawa informasi. Tetapi jika kita telah/dapat mengetahui fakta yang sesungguhnya, maka fakta tersebut harus mendapat prioritas ketimbang hal-hal lain yang sifatnya sekunder seperti kredibilitas pembawa informasi. Memprioritaskan kredibilitas pembawa informasi untuk menilai sesuatu ketimbang fakta yang ada di lapangan merupakan kesalahan berpikir (argument from authority).
Fakta yang kita ketahui tentang New7Wonders adalah:

Sabtu, 05 November 2011

Jangan salahkan Rakyat Papua !

Saya masih ingat, kejadiannya sekitar tahun 2001. Waktu itu Theys Hiyo Eluay, Ketua Presidium Dewan Papua, datang ke kantor Metro TV. Theys ditemani sejumlah anggota PDP termasuk Sekjen PDP Taha Alhamid.

Theys dan kawan-kawan mengajak Metro TV membuka stasiun di Papua. “Selama ini kami menilai Metro TV obyektif dalam memberitakan apa yang terjadi di Papua,” ujarnya. PDP sudah menyediakan dana Rp 5 miliar dan tanah di daerah Sentani. “Melalui Metro TV, kami juga ingin meluruskan sejarah,” ujar Taha Alhamid. “Apa benar dalam Penentuan Pendapat Rakyat 1969 seluruh rakyat Papua ingin masuk NKRI atau hasil Pepera waktu itu merupakan rekayasa.”


Saya mempertegas hasil yang ingin mereka capai dalam upaya “pelurusan sejarah” itu, “Jika dalam upaya meluruskan sejarah itu kemudian terbukti rakyat Papua dicurangi, apa yang akan terjadi?” “Nanti akan kami

Selasa, 28 September 2010

Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia

Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?" "Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi," kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang".

Minggu, 29 Agustus 2010

Ariel, Video & Hukum Pidana

Dengan pemberitaan yang begitu gencar oleh media massa, tidak ada orang yang tidak tahu soal video porno yang diduga melibatkan Nazriel Irham, vokalis grup musik Peterpan yang lebih dikenal dengan nama Ariel. Penyidik di Mabes Polri pun melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap Ariel dan pihak-pihak lainnya yang diduga terlibat dalam pembuatan dan penyebaran video porno tersebut, hingga akhirnya setelah memperoleh bukti yang cukup, pada tanggal 22 Juni 2010 lalu Mabes Polri menetapkan Ariel sebagai tersangka dan kemudian melakukan penahanan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Awalnya, dalam beberapa pemberitaan di media massa terdapat kesimpangsiuran mengenai tindak pidana apa yang disangkakan kepada Ariel. Namun, belakangan Mabes Polri menyampaikan bahwa setidak-nya Ariel dituduh melanggar pasal 4 ayat 1 jo. pasal 29 UU Pornografi, pasal 27 ayat 1 jo. pasal 45 UU ITE dan pasal 282 KUHP. 

Untuk mengetahui apa sebenarnya yang dituduhkan kepada Ariel, ada baiknya kita membahas satu persatu ketentuan-ketentuan dalam UU Pornografi, UU ITE dan KUHP yang dituduhkan kepada Ariel. Setidaknya dari sana nanti dapat diketahui bagaimana posisi hukum Ariel dalam kasus yang menimpanya tersebut.
 
UU PORNOGRAFI
Saat UU Pornografi masih dalam pembahasan dan bernama Rancangan Undang-Undang Antipornografi dan Pornoaksi (RUU APP), beberapa elemen masyarakat di berbagai daerah menentangnya. Penolakan terbuka datang juga dari beberapa pimpinan daerah seperti Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Ketua DPRD Bali Ida Bagus Wesnawa, Ketua DPRD Papua Barat Jimmya Demianus Ijie, dan Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya.  
Pembahasan RUU APP itu sebenarnya dimulai sejak tahun 1997. Namun dengan adanya penolakan dari

Jumat, 23 Juli 2010

12 Hal yang Sebaiknya Anda Pelajari Saat 22 Tahun

Waktu berlalu dengan cepat. Tampaknya baru kemarin kita berusia 12 tahun, sedang bermain sepeda di sekitar rumah. Saat berusia 22 tahun, banyak yang memutuskan untuk menikah dan berhenti sekolah, dan dengan uang pinjaman yang ada, banyak yang berpikir akan menjadi milioner saat berusia 30 tahun. Atau sejelek-jeleknya usia 35 tahun. Namun pada realitanya, segala sesuatu tidak berjalan semulus rencana.

Jika saat ini anda berusia 40 tahun, ada beberapa hal yang sebaiknya anda katakan kepada diri anda yang sedang berusia 22 tahun.

1. Selesaikan pendidikan anda.
Jangan berhenti. Mungkin anda merasa bosan sekarang, namun jangan sampai anda berada pada situasi dimana anda tidak menyukai pekerjaan anda, namun anda tidak dapat berhenti. Menyelesaikan gelar sarjana akan membukakan anda pintu terhadap lebih banyak kesempatan.

2. Uang tidak membusuk, simpanlah.
Mulailah berinvestasi sejak dini. Berapa banyak barang yang anda miliki untuk menunjukan jumlah uang yang anda habiskan semasa sekolah dan kuliah? Jika anda investasikan separuhnya saja, anda akan memiliki banyak pada masa paruh baya anda. Berinvestasilah sejak dini.

Keteladanan

Di antara hingar bingar berita kasus Bank Century, berita kontroversi Mantan Kabareskrim Susno Duadji, dan juga berita tentang mundurnya Menteri Keuangan Sri Mulyani, ada satu berita yang membuat saya gusar dan tak habis pikir. Berita tentang pembangunan vila-vila di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun, Bogor.

Ramai diberitakan banyak vila di sana yang tidak memilki izin. Padahal vila-vila itu berdiri di atas kawasan taman nasional yang dilindungi undang-undang. Di dalam berita itu disebutkan beberapa nama pemilik vila yang selama ini dikenal sebagai tokoh dan pemimpin.

Tapi bukan urusan perizinan itu yang membuat saya gusar dan prihatin. Melainkan alasan yang diberikan para pemilik vila. Alasan yang sampai detik ini mengganggu logika dan akal sehat saya. Seorang pemilik vila bersikukuh vilanya tidak melanggar aturan. Menurut sang pemilik vila yang mantan menteri, dia sudah lama mengajukan izin pendirian bangunan kepada Pemkab Bogor. Namun izin tak kunjung diberikan.

Lalu mengapa dia tetap membangun walau tanpa ijin? Alasannya sungguh mencengangkan. Menurut dia, tindakannya tidak salah karena di kiri dan kanan lokasi sudah banyak vila yang berdiri. “Mereka juga membangun tanpa izin,” ujar sang mantan menteri yang notabene  berpendidikan tinggi dan mengerti hukum.

Jika logika berpikir sang mantan menteri ini diikuti, akal sehat kita pasti jungkir balik. Bayangkan, suatu ketika

Rabu, 28 April 2010

Karir =tidak=/=sama= Pekerjaan !!


Apa bedanya karir dan pekerjaan? Pernah berpikir seperti itu? I think about it this day…
Cuma mau share aja sama yang ada di pikiranku (what’s on my mind). Kalo nulis status di facebook ‘what’s on my mind’ kebanyakan, gak cukup. Status di facebook punya maksimal karakter (batas nulis huruf/simbol/dsb), pikiranku gak cukup di”tuangkan” di beberapa karakter.
Ok, kembali ke pikiranku sore ini… apa bedanya karir dan pekerjaan? Carrier and job? Karir itu sesuatu yang menyenangkan, dan pekerjaan adalah sesuatu yang kadang membosankan, kadang menyebalkan, kadang melelahkan, bahkan kadang menyakitkan. Tanya kenapa?

Pernah denger orang bilang “gue benci ni kerjaan” ato “kerjaan gue bosenin banget” ato “aku benci banget sama yang aku kerjain”. Seringnya “i hate my job”, jarang (aku sendiri gak pernah denger) orang bilang “i hate my carrier”. Bener gak?
Jadi, kalau anda mencintai apa yang sedang anda kerjakan, tak peduli berapa pun yang anda dapat (uang/materi) dari pekerjaan itu (bahkan tidak mendapat apapun selain ucapan terima kasih), berarti anda sedang mengerjakan karir anda. Tapi, jika anda mulai berpikir “buat apa gue susah-susah ngerjain ini, toh hasilnya gak value (sesuai) buat hidup gue”, itu artinya anda sedang mengerjakan pekerjaan anda. I’ll do it for living, that’s it… that’s your job.
Ngerti kan?

Penting ga sih jejaring sosial


MENJALIN pertemanan di mana pun memang menyenangkan. Tak hanya di dunia nyata, di jagat maya pun bermunculan situs-situs pertemanan atau jejaring sosial (social networking site), yang semakin lama semakin digandrungi. Sejauh mana kita bisa menimbang positif dan negatifnya?

Bicara tentang situs jejaring sosial, salah satu yang kini tengah menyihir dunia ialah Facebook. Facebook mungkin bukan yang pertama, tapi sejauh ini ia paling fenomenal. Menyebut beberapa di antaranya yang juga memikat pengguna, misalnya, Friendster, Myspace, Hi5, Twitter, Plurk, atau Multiply. Namun, situs besutan mahasiswa Harvard, Mark Zuckerberg, yang dibuat tahun 2004 itu memang menuai popularitas begitu dahsyat. Menurut data www.allfacebook. com, kini Facebook telah meraup massa sekitar 200 juta orang di dunia. Di Indonesia sendiri, ada tak kurang dari 3 juta pengguna Facebook.