Tampilkan postingan dengan label poems and songs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label poems and songs. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Mei 2012

mencari Matahari

SATU
Anak Malam tampak loyo masuk ke lobi apartemen (aku bilang rumah susun beradab!) dan merangkak ke lift. Limbung sudah dini hari. Lift bergerak. Tubuhnya berguncang. Dia terlempar ke koridor lantai tujuh.
Anak Malam berhasil membuka pintu kamarnya, bernomor 13 (menurut legenda, ini angka sial. Mari kita buktikan!). tablet-tablet berwarna dan laknat berceceran. Seperti juga harapannya. Dia tak sanggup lagi mengumpulkannya. Dia Cuma berusaha membuka jendela kamar apartemennya, menggapai setitik cahaya, menyongsong sinar matahari. Padahal fajar masih lama.
Anak malam kini memencet nomor-nomor remote control, mencoba menemukan dengan persis di mana garis hidupnya. Televisi pun menyala. Dia mengeluarkan kaset, memasukkannya ke dalam video dan menyetelnya. Beginilah yang tampak di layar raksasa.

Jumat, 29 Oktober 2010

Mimpi

kau beriku satu rasa yang membuatku menggila
kau beriku satu rasa yang tak terbatas

terkadang ingin sekali ku melepasnya

kau ajarkan kehidupan yang harus direnungkan
kau ajarkan ke ikhlasan meski tak mudah

terkadang ingin sekali ku memeluknya

hingga terhenti pada satu titik yang terdalam
ku takkan mungkin tuk menghindarinya

kamu nyata tapi tak terlihat oleh mataku
kamu nyata tapi tak teraba oleh tanganku

Lembayung Bali


Lembayung Bali
by : Saras Dewi


Menatap lembayung di langit Bali
dan kusadari, betapa berharga kenanganmu

Di kala jiwaku tak terbatas
bebas berandai memulang waktu

Hingga masih bisa kuraih dirimu
sosok yang mengisi kehampaan kalbuku

Bilakah diriku berucap maaf
masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu
oh cinta

Teman yang terhanyut arus waktu
mekar mendewasa
masih kusimpan senda tawa kita
kembalilah sahabat lawasku
semarakkan keheningan lubuk

Hingga masih bisa kurangkul kalian, sosok yang mengaliri cawan hidupku
Bilakah kita menangis bersama, tegar melawan tempaan semangatmu itu
oh jingga

Hingga masih bisa kujangkau cahaya, senyum yang menyalakan hasrat diriku
Bilakah kuhentikan pasir waktu, tak terbangun dari khayal keajaiban ini
oh mimpi

Andai ada satu cara tuk kembali menatap agung surya-Mu
lembayung Bali


Selasa, 28 September 2010

Mengejar Harapan

Mengejar Harapan
by. Gugun & The Bluesbug

Jejak kecil
Lari mengejar
Matahari.. Keringatnya membasuh pedih
Raut wajah
Beri kisah
Derai tawa
Saat itu tak kan terlupa
Hingga kini tetap bakar jiwaku
Kau berlari
Mengejar
Harapan
Harapan hingga ku di sini
Kau berlari
Mengejar
Harapan hingga ku berdiri
Oooo…
Ada mereka
Kurangkai cerita
Setulus hati
Pancarkan.. Angkasa raya
Walau tetap berjalan dalam mimpi

Selasa, 13 April 2010

Bawaku bersamamu

ku terbangun di langit yang kelabu di setiap hari-hariku
tak jadi masalah jika matahari pergi tuk bermain
karna ku tlah membuat dinding-dinding tuk diriku
dan dinding itu tanpa jendela
yang terbuat dari airmata dan kemarahan
menjagaku dari marabahaya

Jauh di sana

jika aku sinar matahari, mungkin dia hujan
yang menutup hari cerahku
dan membasahiku

jika aku laut, mugkin dia pulau
yang menghentikan dinginku di pasirnya
ku kira ku takkan pernah bisa mengertinya