Minggu, 29 Agustus 2010

Ariel, Video & Hukum Pidana

Dengan pemberitaan yang begitu gencar oleh media massa, tidak ada orang yang tidak tahu soal video porno yang diduga melibatkan Nazriel Irham, vokalis grup musik Peterpan yang lebih dikenal dengan nama Ariel. Penyidik di Mabes Polri pun melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap Ariel dan pihak-pihak lainnya yang diduga terlibat dalam pembuatan dan penyebaran video porno tersebut, hingga akhirnya setelah memperoleh bukti yang cukup, pada tanggal 22 Juni 2010 lalu Mabes Polri menetapkan Ariel sebagai tersangka dan kemudian melakukan penahanan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Awalnya, dalam beberapa pemberitaan di media massa terdapat kesimpangsiuran mengenai tindak pidana apa yang disangkakan kepada Ariel. Namun, belakangan Mabes Polri menyampaikan bahwa setidak-nya Ariel dituduh melanggar pasal 4 ayat 1 jo. pasal 29 UU Pornografi, pasal 27 ayat 1 jo. pasal 45 UU ITE dan pasal 282 KUHP. 

Untuk mengetahui apa sebenarnya yang dituduhkan kepada Ariel, ada baiknya kita membahas satu persatu ketentuan-ketentuan dalam UU Pornografi, UU ITE dan KUHP yang dituduhkan kepada Ariel. Setidaknya dari sana nanti dapat diketahui bagaimana posisi hukum Ariel dalam kasus yang menimpanya tersebut.
 
UU PORNOGRAFI
Saat UU Pornografi masih dalam pembahasan dan bernama Rancangan Undang-Undang Antipornografi dan Pornoaksi (RUU APP), beberapa elemen masyarakat di berbagai daerah menentangnya. Penolakan terbuka datang juga dari beberapa pimpinan daerah seperti Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Ketua DPRD Bali Ida Bagus Wesnawa, Ketua DPRD Papua Barat Jimmya Demianus Ijie, dan Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya.  
Pembahasan RUU APP itu sebenarnya dimulai sejak tahun 1997. Namun dengan adanya penolakan dari

Jumat, 23 Juli 2010

12 Hal yang Sebaiknya Anda Pelajari Saat 22 Tahun

Waktu berlalu dengan cepat. Tampaknya baru kemarin kita berusia 12 tahun, sedang bermain sepeda di sekitar rumah. Saat berusia 22 tahun, banyak yang memutuskan untuk menikah dan berhenti sekolah, dan dengan uang pinjaman yang ada, banyak yang berpikir akan menjadi milioner saat berusia 30 tahun. Atau sejelek-jeleknya usia 35 tahun. Namun pada realitanya, segala sesuatu tidak berjalan semulus rencana.

Jika saat ini anda berusia 40 tahun, ada beberapa hal yang sebaiknya anda katakan kepada diri anda yang sedang berusia 22 tahun.

1. Selesaikan pendidikan anda.
Jangan berhenti. Mungkin anda merasa bosan sekarang, namun jangan sampai anda berada pada situasi dimana anda tidak menyukai pekerjaan anda, namun anda tidak dapat berhenti. Menyelesaikan gelar sarjana akan membukakan anda pintu terhadap lebih banyak kesempatan.

2. Uang tidak membusuk, simpanlah.
Mulailah berinvestasi sejak dini. Berapa banyak barang yang anda miliki untuk menunjukan jumlah uang yang anda habiskan semasa sekolah dan kuliah? Jika anda investasikan separuhnya saja, anda akan memiliki banyak pada masa paruh baya anda. Berinvestasilah sejak dini.

Keteladanan

Di antara hingar bingar berita kasus Bank Century, berita kontroversi Mantan Kabareskrim Susno Duadji, dan juga berita tentang mundurnya Menteri Keuangan Sri Mulyani, ada satu berita yang membuat saya gusar dan tak habis pikir. Berita tentang pembangunan vila-vila di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun, Bogor.

Ramai diberitakan banyak vila di sana yang tidak memilki izin. Padahal vila-vila itu berdiri di atas kawasan taman nasional yang dilindungi undang-undang. Di dalam berita itu disebutkan beberapa nama pemilik vila yang selama ini dikenal sebagai tokoh dan pemimpin.

Tapi bukan urusan perizinan itu yang membuat saya gusar dan prihatin. Melainkan alasan yang diberikan para pemilik vila. Alasan yang sampai detik ini mengganggu logika dan akal sehat saya. Seorang pemilik vila bersikukuh vilanya tidak melanggar aturan. Menurut sang pemilik vila yang mantan menteri, dia sudah lama mengajukan izin pendirian bangunan kepada Pemkab Bogor. Namun izin tak kunjung diberikan.

Lalu mengapa dia tetap membangun walau tanpa ijin? Alasannya sungguh mencengangkan. Menurut dia, tindakannya tidak salah karena di kiri dan kanan lokasi sudah banyak vila yang berdiri. “Mereka juga membangun tanpa izin,” ujar sang mantan menteri yang notabene  berpendidikan tinggi dan mengerti hukum.

Jika logika berpikir sang mantan menteri ini diikuti, akal sehat kita pasti jungkir balik. Bayangkan, suatu ketika

Jumat, 11 Juni 2010

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2010

Berikut jadwal lengkap Piala Dunia 2010, termasuk skema babak gugur hingga final.

(Waktu dalam WIB)

Grup A:
11 Juni 2010
21:00 Afrika Selatan v Meksiko, Soccer City, Johannesburg (1:1)
12 Juni 2010
01:30 Uruguay v Prancis, Cape Town Stadium, Cape Town (0:0)

17 Juni 2010
01:30 Afrika Selatan v Uruguay, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria (0:3)
17 Juni 2010
18:30 Prancis v Meksiko, Peter Mokaba Stadium, Polokwane

22 Juni 2010
21:00 Meksiko v Uruguay, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
21:00 Prancis v Afrika Selatan, Free State Stadium, Bloemfontein

Grup B:
12 Juni 2010
18:30 Argentina v Nigeria, Ellis Park Stadium, Johannesburg (1:0)
21:00 Korea Selatan v Yunani, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (2:0)

Rabu, 28 April 2010

Karir =tidak=/=sama= Pekerjaan !!


Apa bedanya karir dan pekerjaan? Pernah berpikir seperti itu? I think about it this day…
Cuma mau share aja sama yang ada di pikiranku (what’s on my mind). Kalo nulis status di facebook ‘what’s on my mind’ kebanyakan, gak cukup. Status di facebook punya maksimal karakter (batas nulis huruf/simbol/dsb), pikiranku gak cukup di”tuangkan” di beberapa karakter.
Ok, kembali ke pikiranku sore ini… apa bedanya karir dan pekerjaan? Carrier and job? Karir itu sesuatu yang menyenangkan, dan pekerjaan adalah sesuatu yang kadang membosankan, kadang menyebalkan, kadang melelahkan, bahkan kadang menyakitkan. Tanya kenapa?

Pernah denger orang bilang “gue benci ni kerjaan” ato “kerjaan gue bosenin banget” ato “aku benci banget sama yang aku kerjain”. Seringnya “i hate my job”, jarang (aku sendiri gak pernah denger) orang bilang “i hate my carrier”. Bener gak?
Jadi, kalau anda mencintai apa yang sedang anda kerjakan, tak peduli berapa pun yang anda dapat (uang/materi) dari pekerjaan itu (bahkan tidak mendapat apapun selain ucapan terima kasih), berarti anda sedang mengerjakan karir anda. Tapi, jika anda mulai berpikir “buat apa gue susah-susah ngerjain ini, toh hasilnya gak value (sesuai) buat hidup gue”, itu artinya anda sedang mengerjakan pekerjaan anda. I’ll do it for living, that’s it… that’s your job.
Ngerti kan?